Kulonprogo - Kapolres Kulon Progo Ridho Hidayat menghadiri Upacara Pengibaran Bendera Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara Tahun 2026 yang digelar pada Senin (02/03/2026) mulai pukul 08.00 WIB di Halaman Kantor Pemkab Kulon Progo.
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 250 tamu undangan dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, jajaran pemerintah daerah, serta instansi terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Kulon Progo Agung Setiawan, Wakil Bupati Ambar Purwoko, Wakil Ketua I DPRD Kulon Progo Lajiyo Yok Mulyono, Dandim 0731/Kulon Progo Dyan Niti Sukma, Sekda Kulon Progo Triyono, serta perwakilan Kejari dan Sat Radar 404 Congot.
Bupati Kulon Progo bertindak selaku Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dijabat Kapten Inf Ngasiman (Kodim 0731/KP), Perwira Upacara Letda Inf Adi M, dan Perwira Keamanan Iptu Tarso dari Polres Kulon Progo bersama unsur Satpol PP.
Adapun susunan upacara meliputi penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, amanat, serta pembacaan doa.
Dalam amanat Gubernur DIY yang dibacakannya, Bupati menyampaikan bahwa Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara merupakan bentuk penghormatan dan doa kepada para pahlawan atas pengorbanannya bagi Ibu Pertiwi. Peringatan ini menjadi refleksi atas peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 yang berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan dan pengakuan kedaulatan Indonesia di dunia internasional hingga Konferensi Meja Bundar.
Bupati Kulon Progo, Dr. Agung Setiawan, S.T., M.Sc., M.M. dalam keterangannya menegaskan bahwa momentum ini harus dimaknai bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai penguat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dan kedaulatan bangsa diraih dengan perjuangan dan pengorbanan luar biasa. Tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga persatuan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan kedaulatan saat ini semakin kompleks, mulai dari dinamika global, ketahanan ekonomi, hingga perkembangan teknologi digital. Oleh karena itu, dibutuhkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, kebijakan berbasis data, serta penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta adalah amanah sejarah. Kita harus menjaga integritas, memperkuat ketahanan ekonomi daerah, merawat kohesi sosial, serta selalu berpihak kepada rakyat dengan penuh rasa tanggung jawab dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” imbuhnya.
Partisipasi Polres Kulon Progo dalam upacara tersebut menjadi wujud komitmen Polri dalam mendukung nilai-nilai nasionalisme serta menjaga dan menegakkan kedaulatan negara sesuai tugas dan fungsi kepolisian, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

إرسال تعليق