Kulon Progo -Kapolsek Pengasih, AKP Toha, S.H., mendampingi Bupati Kulon Progo Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M. selaku Inspektur Upacara pada pelaksanaan upacara bendera di SMA Negeri 1 Pengasih, Senin (5/1/2026). Upacara tersebut mengusung tema “Dilarang Judi Online” sebagai bentuk edukasi dan pencegahan terhadap maraknya praktik perjudian daring di kalangan pelajar dan generasi muda.
Upacara yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf sekolah berlangsung dengan khidmat di halaman SMA N 1 Pengasih. Kehadiran Bupati Kulon Progo bersama unsur Forkopimda, termasuk Kapolsek Pengasih, menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan dunia pendidikan dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif perkembangan teknologi.
Dalam amanatnya, Bupati Kulon Progo menekankan bahwa judi online merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan pelajar. Selain berdampak pada kondisi ekonomi, judi online juga berpotensi menimbulkan kecanduan, menurunkan prestasi belajar, serta mendorong perilaku menyimpang lainnya. Oleh karena itu, para siswa diminta untuk bijak dalam menggunakan gawai dan media digital, serta menjauhi segala bentuk perjudian, baik offline maupun online.
Kapolsek Pengasih AKP Toha, S.H. menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian. Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada pelajar agar tidak terjerumus dalam praktik judi online yang saat ini mudah diakses melalui berbagai platform digital.
Pihak SMA N 1 Pengasih menyambut baik pelaksanaan upacara dengan tema edukatif tersebut. Diharapkan, pesan yang disampaikan dapat meningkatkan kesadaran para siswa tentang bahaya judi online dan mendorong mereka untuk fokus pada pendidikan serta kegiatan positif lainnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin kuat antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan institusi pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh negatif, khususnya judi online.

Post a Comment